Langsung ke konten utama

Postingan

Terima Kasih

Dear Para Sahabat, Terima kasih, untuk dukungannya baik dana, doa, semangat maupun kritik dan sarannya bagi keberlangsungan kegiatan pendampingan di Bantaran Kali Brantas, Mergosono, Malang. Berikut kami sampaikan laporan keuangan yang kami terima sepanjang tahun ini: 06/5/2014  Terima dari Ibu Mazmur, USA            Rp    250.000 19/5/2014  Terima dari Ibu Mazmur, USA            Rp    250.000 02/6/2014  Terima dari Ibu Mazmur, USA            Rp    250.000 30/6/2014  Terima dari Ibu Mazmur, USA            Rp    250.000 08/9/2014  Terima dari Ibu Mazmur, USA            Rp    200.000 10/9/2014  Terima dari NN, M...

Agustusan 2014 ala anak-anak Bantaran Kali Brantas

Agustusan 2014 ala anak-anak Bantaran Kali Brantas, Mergosono, Malang, Jatim, Indonesia. Meski terlambat dilakukan, karena anak-anak mengikuti kegiatan serupa di kampung, mereka telah sepakat melaksanakannya pada Minggu, 7 September 2014. Lomba-lomba yang kami adakan itu antara lain: 1. Lomba membawa kelereng estafet 2. Berhitung dan mewarna 3. Tiup balon 4. Membentuk clay/malam 5. Memindahkan Jagung 6. Mencari gambar cerminannya/pantulannya 7. Menghafalkan motto 8. Memindahkan air Semua games itu dilakukan dalam kelompok. Anak-anak dibagi dalam 4 kelompok, yang terdiri atas 6-7 anggota. Seperti biasanya anak-anak bersepakat agar tiap kelompok kompak, tidak ada anggota yang menangis atau berkelahi? mudahkah? Tentu saja tidak. sesekali waktu, setiap anak mengevaluasi anggota kelompoknya. "Kak,...Rohman sulit banget diajari. Gimana kami bisa kompak?" ucap Wahyu. "Aduh, Kak...si Yanti tutup mulut terus kalau diajari membaca!" protes Hilda. Ada banyak p...

Games Menghafalkan Motto

Bermain games dalam kelompok, ternyata gampang-gampang susah. Adakalanya ada anak-anak yang tidak kompak, belum bisa bermain dengan teman-temannya yang lain. Tapi melalui games Menghafalkan Motto ini, nampak anak-anak belajar untuk bersatu dengan kawan-kawannya yang lain.

Serunya Games Memindahkan Air

Hari Minggu, 7 September 2014, kami mengadakan lomba-lomba dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Dalam video ini, nampak saat anak-anak berlomba Memindahkan Air dengan mempergunakan spon. Wah seru dan ramai banget!

Belajar Membuat Bentuk

Minggu pagi yang cerah, matahari bersinar terang, tapi juga dingin (24/8). Saat saya sampai di halaman sekolah SDN Mergosono 4, dengan diikuti anak-anak, ternyata halaman sekolah, tempat biasa kami pakai untuk bermain dan belajar basah oleh air. Rupanya Pak Dar, penjaga sekolah tersebut, tengah membersihkan halaman. Wah, sedikit bingung...mau belajar di mana nih? Sementara itu anak-anak mulai berdatangan. Tak lama datang Pak Dar. "Wah, lantainya lagi dibersihkan Mbak,...belajar di meja saja ya!" ucap Pak Dar, sambil menatakan meja dan kursi, yang biasa di pakai anak-anak duduk-duduk dan ngobrol (semacam kantin). Sebuah meja tak terlalu besar, dan beberapa kursi kecil dan kursi panjang akhirnya dijajarkan. Segera saja anak-anak berbagi tempat duduk. Sebagian yang tidak kebagian tempat duduk, akhirnya berdiri atau mencari lantai yang kering, di dekat rumah Pak Dar. Hari ini kami belajar kembali dengan clay/malam, membuat suatu bentuk, seperti yang diimajinasikan anak-anak. ...

Menulis lagi...Bercerita lagi...

Apa kabar? Wah, ternyata sudah lama tidak menulis...karena kesibukan di tengah-tengah pekerjaan atau juga karena 'kalah' berebut si lappy (laptop), he he he... Ok, hari ini saya ingin berbagi cerita lagi. Minggu pagi yang dingin, 20 Juli 2014 Sisa hujan semalam masih membasahi lantai di halaman sekolah, tempat biasa kami belajar. Tak banyak anak yang datang, karena memang sedang masa puasa, juga liburan. Ada beberapa anak yang menghabiskan waktu bepergian ke rumah saudara-saudaranya. Lingkungan sekolah juga lengang. Tapi tak mengapa....seberapa yang datang, kami pun bermain dan belajar bersama. Ada sekitar sepuluh anak yang datang...sepertinya mereka pun menahan dinginnya hawa Kota Malang, yang beberapa pekan ini berganti-ganti antara panas dan dingin yang menggigit. Tapi wajah mereka tetap ceria dan banyak cerita yang mereka bagikan pada saya hari ini. Tak ada kertas gambar, crayon atupun vitamin C. Di dalam tas saya hari ini hanya tersedia gunting kuku dan clay (malam...

Bermain (dan terus) Belajar

Sekelompok anak-anak nampak serius, saat kutemui di jalanan yang menurun, di gang sempit perkampungan Mergosono itu (8/6). Sedikit senyum, menyapaku, tapi kemudian kembali serius. Ada apa ya? Tiba-tiba muncul Indra, dengan bekas luka lebam di mata sebelah kanannya. Setengah terkejut aku ajak dia ngobrol. "Kenapa matamu Ndra?" sapaku. "Habis kena tonjok, Mbak," ucapnya, sambil seperti terburu-buru. Sementara pikiranku mendadak berpikir aneh-aneh.... "Siapa yang nonjok kamu?" tanya saya lagi. "Teman di sekolah, Mbak, ucapnya lagi.  Mendadak hati saya lega, saya pikir tadi dia ada masalah dengan ayahnya, karena memang ayahnya terkenal sangat keras di kampungnya, bahkan semua orang telah mengetahuinya. "Lho, ini mau ke mana?" tanya saya lagi. "Mission X, Mbak!" ucapnya sambil berlari dan segera bersembunyi. Awalnya saya kurang paham dengan maksud kata-kata tersebut, sampai kemudian saya bertemu kembali dengan Wahyu, yang tengah...