Langsung ke konten utama

Kotak Rahasia

Jumat petang, 8 Januari 2010, kami memulai kegiatan kelompok remaja, anak-anak dampingan di Bantaran Kali Brantas, Mergosono, Malang, Jawa Timur, Indonesia.
Kali ini bertempat di rumah Anna. Saat saya datang, mendadak hujan deras turun, lampu juga mati...mungkin korsleting, karena di rumah tetangga masih menyala. Akhirnya kami memakai penerangan lilin.
Hadir petang itu: Anna, Lita, Evi, Ika, Tia dan saya yang menemani mereka.
Sesuai kesepakatan, hari ini kami bermain "Kotak Rahasia", sebuah kotak cantik dan di dalamnya beragam pertanyaan yang anak-anak belum tahu apa isinya.
Pertanyaan-pertanyaan itu biasanya dibuat oleh anak-anak sendiri, tapi berhubung petang ini lampu mati, terpaksa kami memakai pertanyaan cadangan yang telah saya buat sebelumnya.
Bergantian mereka mengambil sebuah gulungan pertanyaan dari dalam kotak, membacanya untuk semua dan menanggapinya bersama.
Acara ini berjalan seru, karena memang kami telah lama tak bersua. Selesai permainan "Kotak Rahasia" anak-anak mulai curhat masalah yang lain. Macam-macam, dan petang ini mereka ingin membicarakan masalah seorang teman di sekolah mereka yang kecanduan obat-obatan. Juga anak-anak yang berencana menabung bersama untuk sebuah rencana rekreasi. Mereka berencana, mereka pula berusaha mencari jalan mengatasi kesulitannya. Aaah, sungguh perbincangan yang menyenangkan.
Tak terasa malam kian bergulir. Hujan pun mulai reda.....
Kami pun berjanji pekan depan berkumpul kembali dengan topik yang berbeda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Sinau: Puzzle ~ Mengenal Nama-nama Hewan di Indonesia

Berikut adalah bahan puzzle, yang kami buat sendiri bagi anak-anak di bantaran kali Brantas, Mergosono, Malang. Puzzle berikut mencari nama-nama hewan yang ada di Indonesia, berdasarkan pengelompokan abjad. NAMA BINATANG Carilah nama-nama binatang berikut pada kumpulan huruf dalam kotak, bisa dengan mendatar, tegak, miring ke kanan, miring ke kiri, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. ALAP-ALAP                            BABI                                        BELIBIS ANGSA                              ...

MEWARNAI PASIR

Minggu depan kami berencana mewarnai gambar dengan menggunakan pasir laut. Wah, gimana caranya? Penasaran ya? Sabar, pasti jika tiba saatnya kami akan tulis juga di blog ini.  Jadi pekan ini kami belajar menyiapkan bahannya yakni membuat pasir berwarna. Pertama kami menyiapkan semua bahannya: pasir laut, pewarna makanan, gelas plastik, sendok/garpu plastik, dan air secukupnya.     Pasir laut yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan Pewarna Makanan Gelas, sendok/garpu plastik bekas Cara membuatnya: Pertama pasir laut harus dibilas dengan air tawar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis, jemur di tengah terik matahari. Kita bisa jemur beberapa kali (meski pasir sudah kering) agar bau amis bisa benar-benar hilang. Kemudian kita bisa simpan pasir tersebut pada botol plastik (bekas aqua, dsb).   Untuk mewarnai pasir laut, kami menggunakan warna dari pewarna kue cair, dicampur dengan sedikit air, dan anak-anak membantu dengan mengaduk pasirny...

God is Good!

Salam Damai! Senang bisa bertemu kembali...senang bisa menulis kembali, setelah hari-hari panjang istirahat total (mungkin Tuhan kasih istirahat ini, supaya saya benar-benar bedrest, he he he) rasanya jadi kangen sama anak-anak dampingan, setelah hampir dua bulan tidak mengunjungi mereka. Puji Tuhan! Natal lalu, beberapa anak main ke rumah, secara tak terduga, sehingga sedikit menghibur rasa gundah saya...he he he... Akhirnya, Minggu pagi, 10 Januari 2016, setelah badan terasa pulih dan segar, saya kembali mengunjungi anak-anak. Awalnya hanya berniat menemui Pak Nur Hasan, ketua RT setempat, hendak menindak lanjuti proses peminjaman ruang ipal, yang akan dipakai anak-anak belajar bersama. Tapi rupanya, proses belum selesai, karena pertengahan Januari ini baru akan dilakukan pemilihan pengurus baru ipal. Beberapa warga yang mengetahui hal tersebut menyarankan untuk memakai rumah mereka dulu....akhirnya kami menempati rumah Hilda, salah seorang anak dampingan untuk belajar. Mesk...