Langsung ke konten utama

Hari Anak Nasional 2011

Minggu, 3 Juli 2011
Hari ini kami mengadakan HAN (Hari Anak Nasional) 2011, memang lebih awal...tapi karena kesempatan liburan sekolah, dan banyak anak-anak yang berkumpul, maka kami bersepakat mengadakannya awal bulan ini.
Pagi-pagi sekali, anak-anak sudah tak sabar menunggu di tanah lapang, mereka telah siap membawa "gempo" nya (ada yang menyebut bandempo) masing-masing. Beberapa anak, bahkan masih membuat gempo di pinggir kali Brantas, karena kemarin belum sempat membuatnya.

Belajar materinya dulu ya....

Doni dan gemponya

Bagi kelompok dulu ya,...kali ini kelompok adik kakak atau kelompok saudara

Ayo, lemparkan gemponya...

Wah, hampir mengenai lho....

Minggir Manda...kakak mau lempar gemponya lho...

Ternyata agak sulit juga melempar gempo untuk permainan ini, he he he...meski anak-anak sudah sangat biasa bermain gempo, tapi saat dilombakan kok jadi sukar ya?
Aha, mungkin mereka agak nervous...hi hi hi...

Tapi, akhirnya mulai juga gempo mengenai materi yang akan kami pelajari bersama. Ada soal tentang hitungan, menyusun kata dalam bahasa Inggris, membuat surat untuk sahabat, menyusun tema HAN, mewarna, doorprize, juga membuat pohon keluarga, dsb.

Siang ini makin seru, karena usai bermain dan belajar, kami menikmati rujak manis bersama-sama. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan bingkisan berupa alat sekolah/belajar. Terima kasih semuanya....hari ini menjadi hari bagi anak-anak yang sungguh menyenangkan dan tak akan terlupakan!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Sinau: Puzzle ~ Mengenal Nama-nama Hewan di Indonesia

Berikut adalah bahan puzzle, yang kami buat sendiri bagi anak-anak di bantaran kali Brantas, Mergosono, Malang. Puzzle berikut mencari nama-nama hewan yang ada di Indonesia, berdasarkan pengelompokan abjad. NAMA BINATANG Carilah nama-nama binatang berikut pada kumpulan huruf dalam kotak, bisa dengan mendatar, tegak, miring ke kanan, miring ke kiri, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. ALAP-ALAP                            BABI                                        BELIBIS ANGSA                              ...

MEWARNAI PASIR

Minggu depan kami berencana mewarnai gambar dengan menggunakan pasir laut. Wah, gimana caranya? Penasaran ya? Sabar, pasti jika tiba saatnya kami akan tulis juga di blog ini.  Jadi pekan ini kami belajar menyiapkan bahannya yakni membuat pasir berwarna. Pertama kami menyiapkan semua bahannya: pasir laut, pewarna makanan, gelas plastik, sendok/garpu plastik, dan air secukupnya.     Pasir laut yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan Pewarna Makanan Gelas, sendok/garpu plastik bekas Cara membuatnya: Pertama pasir laut harus dibilas dengan air tawar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis, jemur di tengah terik matahari. Kita bisa jemur beberapa kali (meski pasir sudah kering) agar bau amis bisa benar-benar hilang. Kemudian kita bisa simpan pasir tersebut pada botol plastik (bekas aqua, dsb).   Untuk mewarnai pasir laut, kami menggunakan warna dari pewarna kue cair, dicampur dengan sedikit air, dan anak-anak membantu dengan mengaduk pasirny...

Menggambar Estafet

Minggu pagi yang dingin (18/5), air sisa hujan semalam pun masih membasahi jalanan. Saat melewati daerah TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Mergosono yang sekarang sudah ditutup untuk pembuangan sampah, bau sampah mulai menyengat. Bau sampah bercampur bau tulang-tulang terbakar, juga beragam jenis kotoran yang lain. Nampak beberapa kambing peliharaan warga berbaur dengan puluhan ayam di sekitar lereng bukit sampah. Bukit sampah, disekitar tempat anak-anak tinggal Jalan setapak di bukit sampah, disekitar tempat anak-anak tinggal   Jalan menurun yang sudah diberi tangga di sekitar lereng bukit sampah. Dulu sangat licin jika hujan turun.   Perkampungan anak-anak tinggal, foto diambil dari bukit sampah.   Salah satu rumah yang tepat berada di bawah bukit sampah. Ini merupakan perkampungan baru, di mana para pendatang membangun rumah semi permanen di sana.   Salah satu rumah warga Perkampungan tempat anak-anak tinggal Meniti jalan...