Langsung ke konten utama

Green and Red Flag

Minggu ini kita mau belajar tentang "Green Flag" dan "Red Flag". 
Wah, apaan, tuh...? Penasaran kan....!

Nah, pertama-tama, kita mau buat benderanya dulu ya. Bahannya mudah dan murah kok...kita siapkan kertas minyak warna merah dan hijau, lem, gunting dan stik kayu.
Potong dulu kertasnya...kalian bisa membuat bentuk bendera segitiga atau persegi panjang. Kalau semisal kalian belum bisa memakai gunting, minta tolonglah pada kakak atau ibu/bapak.
Nah, jika potongan kertas kalian sudah siap, kalian bisa beri lem dan tempelkan pada stik kayunya,...jadi dech....


 

Nah, sekarang kalian sudah memiliki benderanya. Sekarang waktunya belajar tentang apa sih arti dari "Red Flag" dan "Green Flag" itu?
Kalian ingat arti warna-warna pada traffict light (lampu lalu lintas, biasanya ada di pertigaan atau perempatan jalan raya)? Yup, benar. Warna merah berarti STOP atau berhenti, sedang warna hijau berarti jalan atau AMAN untuk dilalui. 

Dalam keluarga dan lingkungan kita juga ada orang-orang yang masuk Green Flag dan Red Flag.


Orang-orang yang masuk kelompok Green Flag adalah orang-orang dekat kita, seperti Ayah, Ibu, Saudara kandung, Kakek-Nenek, dokter keluarga kita, atau orang-orang yang dikenal baik oleh lingkungan keluarga kita. Maksud orang-orang yang masuk Green Flag berarti AMAN, TIDAK AKAN MENCELAKAKAN kita. 


Sedangkan orang-orang yang masuk Red Flag, adalah orang-orang yang mungkin BISA MENCELAKAKAN kalian, kalian juga TIDAK MERASA AMAN bersama mereka. Siapa saja yang masuk Red Flag? Seseorang yang baru kita kenal, orang asing - orang yang tidak kalian kenal, atau orang yang berniat jahat; terkadang ada juga saudara/keluarga yang masuk kelompok Red Flag (pada saat mereka khilaf dan hendak mencelakakan kita; seperti menyentuh kalian bukan pada tempatnya, hendak memperkosa kalian, dsb), jadi kalian mesti waspada dan berhati-hati.
Nah, kalian sudah paham tentang arti Red Flag dan Green Flag? 

Selanjutnya kita akan belajar tentang makna "SENTUHAN" - mana yang masuk kelompok Red Flag dan Green Flag.
Ohya, sentuhan atau menjamah atau senggolan bisa dibedakan dalam:

SENTUHAN PANTAS:
Sentuhan yang boleh dilakukan teman, misalnya memegang tangan untuk mengajak bermain bersama, merangkul ketika bersama teman-teman, memeluk untuk menunjukan persahabatan dan lain sebagainya. Nah, sentuhan ini masuk GREEN FLAG.

SENTUHAN WASPADA:
Sentuhan yang awalnya untuk mengajak bermain namun kemudian mulai meraba bagian tubuh kalian dari bawah bahu sampai dengan bawah perut. Jikalau kalian mengalami hal ini, beranilah untuk menolaknya dan segera menjauhi teman tersebut atau laporkan kepada guru/orangtua/orang dewasa yang kalian percayai. Teman yang melakukan hal ini, yang semula masuk kelompok GREEN FLAG bisa berubah menjadi RED FLAG atau teman-teman yang hars selalu diwaspadai.

SENTUHAN TIDAK PANTAS:
Sentuhan yang langsung meraba-raba bagian paha, dada atau bagian yang dekat dengan kemaluan atau bahkan langsung menyentuh bagian kemaluan kalian. Jika kalian mengalami perlakukan semacam ini, kalian harus segera menjauhi orang tersebut, dan bila perlu mencari orang dewasa untuk menolong kalian. Orang-orang yang melakukan hal ini masuk kelompok RED FLAG, orang-orang yang berbahaya.

Ok, jadi tetaplah waspada...jika kalian merasa tidak nyaman dengan seseorang/teman yang perbuatannya tidak pantas, kalian harus berani menolaknya dan segera mencari pertolongan dari orang yang lebih dewasa (orangtua dan orang dewasa lain yang kalian percayai). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Sinau: Puzzle ~ Mengenal Nama-nama Hewan di Indonesia

Berikut adalah bahan puzzle, yang kami buat sendiri bagi anak-anak di bantaran kali Brantas, Mergosono, Malang. Puzzle berikut mencari nama-nama hewan yang ada di Indonesia, berdasarkan pengelompokan abjad. NAMA BINATANG Carilah nama-nama binatang berikut pada kumpulan huruf dalam kotak, bisa dengan mendatar, tegak, miring ke kanan, miring ke kiri, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. ALAP-ALAP                            BABI                                        BELIBIS ANGSA                              ...

MEWARNAI PASIR

Minggu depan kami berencana mewarnai gambar dengan menggunakan pasir laut. Wah, gimana caranya? Penasaran ya? Sabar, pasti jika tiba saatnya kami akan tulis juga di blog ini.  Jadi pekan ini kami belajar menyiapkan bahannya yakni membuat pasir berwarna. Pertama kami menyiapkan semua bahannya: pasir laut, pewarna makanan, gelas plastik, sendok/garpu plastik, dan air secukupnya.     Pasir laut yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan Pewarna Makanan Gelas, sendok/garpu plastik bekas Cara membuatnya: Pertama pasir laut harus dibilas dengan air tawar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis, jemur di tengah terik matahari. Kita bisa jemur beberapa kali (meski pasir sudah kering) agar bau amis bisa benar-benar hilang. Kemudian kita bisa simpan pasir tersebut pada botol plastik (bekas aqua, dsb).   Untuk mewarnai pasir laut, kami menggunakan warna dari pewarna kue cair, dicampur dengan sedikit air, dan anak-anak membantu dengan mengaduk pasirny...

God is Good!

Salam Damai! Senang bisa bertemu kembali...senang bisa menulis kembali, setelah hari-hari panjang istirahat total (mungkin Tuhan kasih istirahat ini, supaya saya benar-benar bedrest, he he he) rasanya jadi kangen sama anak-anak dampingan, setelah hampir dua bulan tidak mengunjungi mereka. Puji Tuhan! Natal lalu, beberapa anak main ke rumah, secara tak terduga, sehingga sedikit menghibur rasa gundah saya...he he he... Akhirnya, Minggu pagi, 10 Januari 2016, setelah badan terasa pulih dan segar, saya kembali mengunjungi anak-anak. Awalnya hanya berniat menemui Pak Nur Hasan, ketua RT setempat, hendak menindak lanjuti proses peminjaman ruang ipal, yang akan dipakai anak-anak belajar bersama. Tapi rupanya, proses belum selesai, karena pertengahan Januari ini baru akan dilakukan pemilihan pengurus baru ipal. Beberapa warga yang mengetahui hal tersebut menyarankan untuk memakai rumah mereka dulu....akhirnya kami menempati rumah Hilda, salah seorang anak dampingan untuk belajar. Mesk...