Langsung ke konten utama

Hari Anak Nasional 2012 (Merayakan Kemerdekaan Anak-anak)

Merayakan Kemerdekaan Anak-anak

Minggu, 8 Juli 2012
Minggu pagi ini, seperti kesepakatan bersama anak-anak di Bantaran, Kali Brantas, Mergosono, Malang, kami berencana mengadakan kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) 2012.
Saat, memasuki perkampungan....masih pagi dan sepi. Aneh, kok, Anak-anak gak terlihat ya....tapi, kemudian saat saya memasuki halaman sekolah SDN Mergosono 4, sudah terdengar teriakan anak-anak. Oooh, ternyata mereka sudah menunggu di sana dengan membawa gempo (bulatan dari tanah, yang dipadatkan, biasanya mereka memakai tanah di pinggiran kali) masing-masing dan tangan yang kotor karena pasir.
Karena anak-anak sudah sangat kotor, he he he...akhirnya kegiatan pertama diawali dengan sikat gigi dan cuci tangan bersama.
 





Usai cuci tangan dan menggosok gigi, anak-anak usia belum sekolah hingga kelas 1 SD dikelompokkan tersendiri untuk mewarnai gambar.
 

Sedangkan anak-anak kelas 2 SD hingga SMP, membantu menyiapkan bahan untuk kegiatan HAN 2012. Rencananya hari ini kami akan mengadakan games kelompok.....




 Lagi sibuk membuat Green - Red Flag dan meniup balon

 Pembagian kelompok dengan permainan Gempo; akhirnya terbentuk 6 kelompok.

Games pertama:  "Memberi"
Wah, games apaan tuh...ternyata itu adalah games menyusun Puzzle. Ternyata setiap potongan Puzzle dalam amplop tersebar di dalam amplop kelompok yang lain. Masing-masing kelompok harus berani "memberikan" 1 potongan puzzlenya pada kelompok lain, sambil dia melengkapi potongan puzzlenya....ternyata susah juga lho, habis gak boleh mengeluarkan suara saat games ini berlangsung!




Games kedua: Green Flag - Red Flag
Kali ini permainan Green Flag-Red Flag nya lebih seru, karena masing-masing kelompok mesti cermat memperhatikan soal ceritanya, dan baru mengambil bendera yang sesuai.....
 


 Lho, tadi ngambil benderanya sudah betul apa belum ya? he he he, jadi bingung khan....
 

 Games ketiga: Menyusun Tema HAN 2012
Tema kali ini...."Aku anak Indonesia: harus Rajin, Pintar, Sehat dan Suka menolong orang lain"
Apa istimewanya games ini?
 Potongan-potongan tema tersebut tersembunyi dalam tepung, dan setiap anak-anak dalam kelompok harus mengambil dengan mulut dan menyusun tema tersebut.
 









Selesai permainan, anak-anak segera membersihkan halaman sekolah, mencuci muka dan tangan mereka. sesudah itu kami makan Kacang Hijau bersama...sambil menyelonjorkan kaki beristirahat.


Usai pembagian Buku Simulasi Gempa dan Tsunami, serta alat-alat mandi, kami menyempatkan foto bersama

 Terimakasih buat Bapak/Ibu/Kakak-kakak yang sudah membantu, sehingga acara ini bisa berjalan dengan seru. Terimakasih buat Mak Tri, yang sudah memasakkan kacang hijaunya...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Sinau: Puzzle ~ Mengenal Nama-nama Hewan di Indonesia

Berikut adalah bahan puzzle, yang kami buat sendiri bagi anak-anak di bantaran kali Brantas, Mergosono, Malang. Puzzle berikut mencari nama-nama hewan yang ada di Indonesia, berdasarkan pengelompokan abjad. NAMA BINATANG Carilah nama-nama binatang berikut pada kumpulan huruf dalam kotak, bisa dengan mendatar, tegak, miring ke kanan, miring ke kiri, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. ALAP-ALAP                            BABI                                        BELIBIS ANGSA                              ...

MEWARNAI PASIR

Minggu depan kami berencana mewarnai gambar dengan menggunakan pasir laut. Wah, gimana caranya? Penasaran ya? Sabar, pasti jika tiba saatnya kami akan tulis juga di blog ini.  Jadi pekan ini kami belajar menyiapkan bahannya yakni membuat pasir berwarna. Pertama kami menyiapkan semua bahannya: pasir laut, pewarna makanan, gelas plastik, sendok/garpu plastik, dan air secukupnya.     Pasir laut yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan Pewarna Makanan Gelas, sendok/garpu plastik bekas Cara membuatnya: Pertama pasir laut harus dibilas dengan air tawar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis, jemur di tengah terik matahari. Kita bisa jemur beberapa kali (meski pasir sudah kering) agar bau amis bisa benar-benar hilang. Kemudian kita bisa simpan pasir tersebut pada botol plastik (bekas aqua, dsb).   Untuk mewarnai pasir laut, kami menggunakan warna dari pewarna kue cair, dicampur dengan sedikit air, dan anak-anak membantu dengan mengaduk pasirny...

God is Good!

Salam Damai! Senang bisa bertemu kembali...senang bisa menulis kembali, setelah hari-hari panjang istirahat total (mungkin Tuhan kasih istirahat ini, supaya saya benar-benar bedrest, he he he) rasanya jadi kangen sama anak-anak dampingan, setelah hampir dua bulan tidak mengunjungi mereka. Puji Tuhan! Natal lalu, beberapa anak main ke rumah, secara tak terduga, sehingga sedikit menghibur rasa gundah saya...he he he... Akhirnya, Minggu pagi, 10 Januari 2016, setelah badan terasa pulih dan segar, saya kembali mengunjungi anak-anak. Awalnya hanya berniat menemui Pak Nur Hasan, ketua RT setempat, hendak menindak lanjuti proses peminjaman ruang ipal, yang akan dipakai anak-anak belajar bersama. Tapi rupanya, proses belum selesai, karena pertengahan Januari ini baru akan dilakukan pemilihan pengurus baru ipal. Beberapa warga yang mengetahui hal tersebut menyarankan untuk memakai rumah mereka dulu....akhirnya kami menempati rumah Hilda, salah seorang anak dampingan untuk belajar. Mesk...