Langsung ke konten utama

Bahan Pembelajaran (Boleh di-copy)

Hari Pendidikan Nasional ya,...
Hari ini saya semangat buat berbagi bahan pembelajaran, yang dipakai bersama anak-anak di Bantaran Kali Brantas, Mergosono, Malang.
Bahan ini sesuai kebutuhan anak-anak di Mergosono, jadi jika Anda meng-copy bahan berikut, harus sedikit disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak di tempat Anda.
Ok, selamat belajar...selamat berbagi dan saling mencerdaskan anak-anak.

Bahan pembelajaran ini kami sampaikan dalam bentuk permainan outbound, dengan beberapa pos di mana anak-anak bisa belajar dengan berbagai metode pembelajaran yang berbeda. Masing-masing anak memegang buku ini, sehingga mereka bisa belajar dan berproses bersama, meski mereka dibagi dalam kelompok kecil.

 Lembar 1: berisi biodata anak - nama, umur dan alamat mereka

 Lembar 2: Pada bagian ini mengajak anak-anak menuliskan apa saja bagian-bagian dari tubuhnya. Kebetulan kami memiliki "Kotak Tubuh" yaitu kotak kecil berisi replika bagian tubuh manusia. Jika Anda tidak memilikinya, pada permainan ini Anda bisa membantu anak-anak menuliskan dari apa yang mereka lihat dari diri mereka sendiri atau melihat dari tubuh temannya, misal: tangan, kaki, perut, mata, dsb.

 Lembar 3: Masih merupakan pengulangan dan kelanjutan dari lembar 2, hanya saja sekarang sambil menuliskannya dalam bahasa Inggris (atau bahasa daerah, dsb). Masalah bahasa terkadang menjadi kendala bagi anak-anak, jadi buatlah sesuatu yang menyenangkan...tidak malah menakutkan anak-anak untuk belajar sesuatu yang baru.

 Lembar 4: Adalah pengulangan dari pembelajaran tentang Red Flag dan Green Flag (Anda bisa baca di blog ini dari bahan-bahan sebelumnya), mengajari anak-anak untuk memahami seksualitas mereka secara dini dan bukan tabu. Agar anak-anak terhindar dari orang-orang jahat dan kejahatan seksualitas di sekitar mereka, yang makin marak dewasa ini. Karena dahulu mereka telah diajari dengan menggunakan bendera, pada kagiatan ini mereka diajari lewat media baca dan tulis.

 Lembar 5: Mewarna ~ Kegiatan refreshing sejenak sekaligus berlatih mewarna dan bahasa Inggris mereka.

 Lembar 6: Mencari Kata ~ kata-kata yang dicari adalah berkisar kata-kata yang ada hubungannya dengan lingkungan sekitar mereka tinggal, seperti: Sampah, bau, plastik, paku, sungai, kambing, dsb. 
 Lembar 6: Menyusun Kata ~ merangkai kalimat dari kata-kata yang terpisah.

 Lembar 7: Dongeng ~ menambah wawasan anak akan cerita dongeng, sekaligus belajar berimajinasi, membaca dan bercerita pada adik/teman mereka.

Lembar 8: masih kelanjutan dari dongeng. 
Lembar 8: Kesanku hari ini ~ mengajak anak-anak mengevaluasi kegiatan yang mereka alami bersama-sama sepanjang hari ini...apa kesan yang mereka dapat selama proses permainan, kritikan dan masukan untuk pertemuan berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Sinau: Puzzle ~ Mengenal Nama-nama Hewan di Indonesia

Berikut adalah bahan puzzle, yang kami buat sendiri bagi anak-anak di bantaran kali Brantas, Mergosono, Malang. Puzzle berikut mencari nama-nama hewan yang ada di Indonesia, berdasarkan pengelompokan abjad. NAMA BINATANG Carilah nama-nama binatang berikut pada kumpulan huruf dalam kotak, bisa dengan mendatar, tegak, miring ke kanan, miring ke kiri, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. ALAP-ALAP                            BABI                                        BELIBIS ANGSA                              ...

MEWARNAI PASIR

Minggu depan kami berencana mewarnai gambar dengan menggunakan pasir laut. Wah, gimana caranya? Penasaran ya? Sabar, pasti jika tiba saatnya kami akan tulis juga di blog ini.  Jadi pekan ini kami belajar menyiapkan bahannya yakni membuat pasir berwarna. Pertama kami menyiapkan semua bahannya: pasir laut, pewarna makanan, gelas plastik, sendok/garpu plastik, dan air secukupnya.     Pasir laut yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan Pewarna Makanan Gelas, sendok/garpu plastik bekas Cara membuatnya: Pertama pasir laut harus dibilas dengan air tawar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis, jemur di tengah terik matahari. Kita bisa jemur beberapa kali (meski pasir sudah kering) agar bau amis bisa benar-benar hilang. Kemudian kita bisa simpan pasir tersebut pada botol plastik (bekas aqua, dsb).   Untuk mewarnai pasir laut, kami menggunakan warna dari pewarna kue cair, dicampur dengan sedikit air, dan anak-anak membantu dengan mengaduk pasirny...

God is Good!

Salam Damai! Senang bisa bertemu kembali...senang bisa menulis kembali, setelah hari-hari panjang istirahat total (mungkin Tuhan kasih istirahat ini, supaya saya benar-benar bedrest, he he he) rasanya jadi kangen sama anak-anak dampingan, setelah hampir dua bulan tidak mengunjungi mereka. Puji Tuhan! Natal lalu, beberapa anak main ke rumah, secara tak terduga, sehingga sedikit menghibur rasa gundah saya...he he he... Akhirnya, Minggu pagi, 10 Januari 2016, setelah badan terasa pulih dan segar, saya kembali mengunjungi anak-anak. Awalnya hanya berniat menemui Pak Nur Hasan, ketua RT setempat, hendak menindak lanjuti proses peminjaman ruang ipal, yang akan dipakai anak-anak belajar bersama. Tapi rupanya, proses belum selesai, karena pertengahan Januari ini baru akan dilakukan pemilihan pengurus baru ipal. Beberapa warga yang mengetahui hal tersebut menyarankan untuk memakai rumah mereka dulu....akhirnya kami menempati rumah Hilda, salah seorang anak dampingan untuk belajar. Mesk...