Langsung ke konten utama

Games Mencari Serangga

Model permainan ini hampir sama dengan permainan ular tangga, hanya sedikit beda tanpa gambar ular dan tangga. Ide games ini dari: http://www.education.com/worksheets/

 Pertama, kita akan membuat area/rute games kita...kali ini dengan jalur dedaunan. Buatlah juga dadu untuk bermain, yang terbuat juga dari kertas karton.

Siapkan gambar serangga dalam jumlah banyak, yang akan dipakai sebagai alat untuk bermain, sebagian nanti dipakai sebagai bonus dalam permainan.

 Berikut Model permainan yang telah ditempel pada kertas karton.

Cara bermain mudah...seperti bermain ular tangga, hanya saja dadu pada angka hanya terdiri 3 angka yakni 1, 2 dan 3, sedang sisi dadu yang lain bertuliskan "Mundur 2 langkah", "Ambil Bonus Serangga" dan "Berhenti bermain". 
Saat melempar dadu, saat anak mendapatkan tulisan
"Mundur 2 langkah" maka ia harus mundur kembali sebanyak dua kotak/daun dari tempatnya berpijak. Jika saat melempar dadu, dan mendapatkan tulisan
"Ambil Bonus Serangga", maka anak harus mengambil sebuah bonus serangga dari tempat bonus diletakkan.
Jika saat melempar dadu, dan mendapatkan tulisan "Berhenti bermain", maka anak tersebut berhenti bermain selama satu putaran, selama teman-temannya bermain.
Pada akhir permainan, siapa yang dapat menyelesaikan games hingga Finish terlebih dahulu atau mendapatkan serangga terbanyak, dialah pemenangnya.
Selamat bermain dan belajar!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Sinau: Puzzle ~ Mengenal Nama-nama Hewan di Indonesia

Berikut adalah bahan puzzle, yang kami buat sendiri bagi anak-anak di bantaran kali Brantas, Mergosono, Malang. Puzzle berikut mencari nama-nama hewan yang ada di Indonesia, berdasarkan pengelompokan abjad. NAMA BINATANG Carilah nama-nama binatang berikut pada kumpulan huruf dalam kotak, bisa dengan mendatar, tegak, miring ke kanan, miring ke kiri, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. ALAP-ALAP                            BABI                                        BELIBIS ANGSA                              ...

MEWARNAI PASIR

Minggu depan kami berencana mewarnai gambar dengan menggunakan pasir laut. Wah, gimana caranya? Penasaran ya? Sabar, pasti jika tiba saatnya kami akan tulis juga di blog ini.  Jadi pekan ini kami belajar menyiapkan bahannya yakni membuat pasir berwarna. Pertama kami menyiapkan semua bahannya: pasir laut, pewarna makanan, gelas plastik, sendok/garpu plastik, dan air secukupnya.     Pasir laut yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan Pewarna Makanan Gelas, sendok/garpu plastik bekas Cara membuatnya: Pertama pasir laut harus dibilas dengan air tawar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis, jemur di tengah terik matahari. Kita bisa jemur beberapa kali (meski pasir sudah kering) agar bau amis bisa benar-benar hilang. Kemudian kita bisa simpan pasir tersebut pada botol plastik (bekas aqua, dsb).   Untuk mewarnai pasir laut, kami menggunakan warna dari pewarna kue cair, dicampur dengan sedikit air, dan anak-anak membantu dengan mengaduk pasirny...

God is Good!

Salam Damai! Senang bisa bertemu kembali...senang bisa menulis kembali, setelah hari-hari panjang istirahat total (mungkin Tuhan kasih istirahat ini, supaya saya benar-benar bedrest, he he he) rasanya jadi kangen sama anak-anak dampingan, setelah hampir dua bulan tidak mengunjungi mereka. Puji Tuhan! Natal lalu, beberapa anak main ke rumah, secara tak terduga, sehingga sedikit menghibur rasa gundah saya...he he he... Akhirnya, Minggu pagi, 10 Januari 2016, setelah badan terasa pulih dan segar, saya kembali mengunjungi anak-anak. Awalnya hanya berniat menemui Pak Nur Hasan, ketua RT setempat, hendak menindak lanjuti proses peminjaman ruang ipal, yang akan dipakai anak-anak belajar bersama. Tapi rupanya, proses belum selesai, karena pertengahan Januari ini baru akan dilakukan pemilihan pengurus baru ipal. Beberapa warga yang mengetahui hal tersebut menyarankan untuk memakai rumah mereka dulu....akhirnya kami menempati rumah Hilda, salah seorang anak dampingan untuk belajar. Mesk...